Nasional

Dilintasi 16 patahan lokal, Papua dan Papua Barat rawan gempa

Administrator | Rabu, 17 Oktober 2018 - 14:10:49 WIB | dibaca: 45 pembaca

Gambar Nimasi Pembentukan Sesar Sorong/net

ayapura, liputanpapua.com - Kepala BMKG Wilayah V Jayapura, Petrus Demon Sili, mengatakan Provinsi Papua dan Papua Barat dilintasi 16 patahan lokal yang berpengaruh terhadap terjadinya gempa.

Kedua provinsi di wilayah timur Indonesia ini memang dilintasi 16 patahan lokal yang berpengaruh terhadap gempa yang terjadi di Papua dan Papua Barat, yaitu lajur Anjak Mamberamo, lajur Ofiolit Papua, lajur Anjak Pegunungan Tengah, lajur Sesar Yapen, Waipoga Through, Sesar Sungkup Weyland, Sesar Ransiki, Sesar Wandamen, dan lajur lipatan Lengguru.

“Kemudian sesar anjak Arguni, sesar Tarera Aiduna, lajur sesar Sorong, lajur sesar Koor, Manokwari Through, subduksi utara Papua dan subduksi bujur Banda,” kata Petrus Demon Sili, di Jayapura, Selasa (16/10/2018).

Dia mengatakan dari 16 patahan yang sangat berpengaruh adalah subduksi utara Papua (Papua Nugini) yang sangat rentan karena di sisi timur ada lempeng Pasifik.

Subduksi utara Papua memiliki kontribusi besar terhadap aktivitas gempa di wilayah Papua.

“Sedangkan sesar Sorong memberikan kontribusi cukup besar terhadap gempa lokal, termasuk sesar Yapen. Khusus Papua, daerah yang rawan gempa yaitu Nabire, Serui, Biak, dan Sarmi,” kata Petrus Sili.

“Namun tidak semua gempa menimbulkan tsunami,” imbuhnya.

Ketika ditanya tentang peralatan pemantau gempa, Kepala BMKG Jayapura itu mengatakan jajarannya memiliki 16 alat pemantau atau seismograf namun tujuh di antaranya rusak, yang sebagian besar akibat faktor alam seperti akibat ranting pohon yang menggenai alat tersebut.

Walaupun demikian tidak mempengaruhi kinerja petugas karena masih bisa ditangani dari Jayapura. Bila terjadi gempa di atas 5 SR, alat-alat yang ada di daerah lainnya akan memberikan laporan.

Tujuh peralatan yang rusak berada di Sarmi, Wamena, Biak, Serui, Ransiki, Manokwari, dan Sorong. 

Sumber : tabloidjubi.com 










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)