Ekonomi

Pelabuhan Jayapura Mulai Ekspor Barang Langsung

Administrator | Senin, 11 April 2016 - 13:23:08 WIB | dibaca: 366 pembaca

JAYAPURA -- Pelabuhan Jayapura, Kota Jayapura, Provinsi Papua, mulai mengekspor barang secara langsung ke negara tujuan. Pengiriman pertama adalah pengiriman kayu olahan sebanyak 40 kontainer ke Cina.

"Kalau pelabuhan maju, maka dengan sendirinya ekspor akan berjalan. Dengan adanya ekspor langsung, akan menghemat waktu minimal 10 hari karena selama ini harus melewati Surabaya dan Jakarta," ujar Direktur Utama PT Pelindo IV Doso Agung di Jayapura, Sabtu (9/4).

Ia mengakui, pengiriman kali ini masih harus melewati Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan. Sebab, kapasitas volume barang yang dikirim dari Papua masih belum mencukupi untuk sebuah kapal ekspor beroperasi ke negara tujuan.

"Sekarang kita masih lewat Pelabuhan Makassar. Tapi, kalau sudah ada lebih 100 kontainer, maka Pelindo akan mengirim kapal langsung," katanya.

Agung pun berharap agar setelah ini komoditas ekspor lain yang ada di Papua bisa terus ditingkatkan agar pemenuhan volume kapal ekspor bisa segera tercapai.

"Saya harap, program ini bisa mewujudkan visi misi gubernur. Kalau semua lancar, maka dalam satu tahun semua bisa diwujudkan," ujarnya lagi.

Dia menambahkan, Pelindo akan terus mendorong semua pihak yang terlibat untuk bisa bekerja sama dalam mewujudkan hal tersebut. "Dengan koordinasi yang baik, maka tidak sampai satu tahun kita bisa ekspor langsung ke Cina, Korea, Jepang, dan Hong Kong," kata Agung.

Gubernur Papua Lukas Enembe mengapresiasi langkah PT Pelindo IV. "Ini hal yang luar biasa. Itu sebabnya kita telah membentuk tim ekonomi yang bekerja sama dengan Pelindo," ujar di Jayapura.

Ia menegaskan, ke depan Papua harus bisa mengekspor beberapa komoditas dan tidak hanya jenis-jenis tertentu, mengingat potensi kekayaan alam yang ada cukup melimpah. "Saya sudah tegaskan ke tim ekonomi saya agar besok tidak hanya ekspor kayu, tapi juga ikan dan rumput laut. Saya rasa, apa yang kita lakukan ini dalam rangka mempercepat pertumbuhan perekonomian Papua. Ini baru langkah pertama," kata dia.

Ia pun berharap, Kodam XVII Cenderawasih bisa turut serta membantu rencana perluasan Pelabuhan Jayapura dengan memindahkan lokasi Pembekalan Angkutan (Bekang) yang berada di areal pelabuhan.

"Saya juga minta panglima Kodam karena kami ingin membebaskan semua area di sekitar Pelabuhan Jaya pura. Tinggal panglima bekerja sama dan menentukan Bekang dipindahkan kemana agar ini bisa segera terwujud," ujarnya lagi.

Dia menambahkan, Pemprov Papua juga berharap Pelindo bisa bekerja sama untuk mengembangkan pelabuhan di beberapa kabupaten lainnya, seperti di Nabire, Biak, dan Kepulauan Yapen.  antara










Komentar Via Website : 2
cara menyembuhkan demam berdarah
11 April 2016 - 15:45:07 WIB
terimakasih atas informasinya
http://goo.gl/UjvtJI
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)