Daerah

Pelayanan BBM satu harga dialihkan ke Jayapura

Administrator | Senin, 16 Januari 2017 - 13:08:07 WIB | dibaca: 237 pembaca

Timika (liputanpapua.com) - Pelayanan pengisian bahan bakar minyak (BBM) satu harga ke berbagai daerah di pedalaman Papua selama satu bulan terakhir dialihkan ke Jayapura lantaran salah satu pesawat Pelita Air Service mengalami kerusakan di Bandara Mozes Kilangin Timika.

Junior Supervisor Terminal BBM Paumako-Timika Zefnat Waroy di Timika, Minggu, mengatakan pelayanan pengisian BBM Satu Harga untuk didistribusikan ke sejumlah kabupaten di pedalaman Papua semula dilakukan di Depot Jober Pertamina Pelabuhan Paumako Timika.

Namun dalam perjalanan, pesawat Air Tractor AT-802 yang dioperasikan oleh PT Pelita Air Service mengalami kerusakan dan hingga kini masih dalam perbaikan di Bandara Timika.

"BBM satu harga itu kita sudah layani sejak Desember 2016. Tapi belakangan karena pesawat mengalami kendala, maka semuanya dialihkan ke Jayapura," kata Zefnat.

Menurut dia, pengiriman BBM Satu Harga itu dilakukan oleh sejumlah perusahaan Agen Premium, Minyak Tanah dan Solar (APMS) dengan jumlah alokasi masing-masing sesuai persetujuan pemerintah.

Daerah tujuan pengiriman BBM Satu Harga itu yakni Kabupaten Tolikara, Puncak, Yelimo, Mamberamo Raya, Nduga dan Yahukimo.

"Selama ini kami layani semua sesuai permintaan mereka. Nanti pengiriman BBM ke daerah-daerah itu menggunakan pesawat Pelita Air Servis," kata Zefnat.

Sejumlah perusahaan APMS yang melayani pengiriman BBM Satu Harga dari Timika yaitu CV Sulu Jaya Abadi, CV Sinar Tolikara Mandiri, CV Aufa Cahaya Abadi, CV Citra Kasih, CV Silfa Karya, dan CV Anugerah Sisko Papua.

Program BBM Satu Harga dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo saat meresmikan Bandar Udara Nop Goliat Dekai, Kabupaten Yahukimo, pada 18 Oktober 2016.

Saat itu, Presiden Jokowi menegaskan bahwa program BBM Satu Harga termasuk di pedalaman Papua bukan sekedar masalah untung dan rugi.

"Ini masalah keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Sehingga harganya sekarang di seluruh kabupaten yaitu 6.450 rupiah per liter untuk premium," ujar Presiden Jokowi. 

Kebijakan BBM Satu Harga itu dilakukan pemerintah menyikapi tingginya harga BBM di kabupaten-kabupaten wilayah pedalaman Papua. Sebab harga BBM di pedalaman Papua bisa mencapai puluhan ribu bahkan hingga ratusan ribu per liter. 
 
Sumber : Antara News 










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)