Seni & Budaya

Angkat Eksistensi Komunitas Asli, Pemda Nabire Gelar Pesta Budaya

Administrator | Kamis, 23 April 2015 - 16:25:56 WIB | dibaca: 472 pembaca

Alat-alat tradisional untuk olah sagu yang dipamerkan pada Pesta Budaya III Nabire. Foto: Yermias

Nabire, Hari ini, Kamis (23/4/15) adalah hari ketiga setelah pelaksanaan Pesta Budaya ke-III Tahun 2015 dibuka secara resmi oleh Bupati Nabire Isaias Douw  pada Senin, (20/4/15) di Taman Gizi, Kelurahan Oyehe Nabire, Provinsi Papua.

Pesta Budaya di Taman Gizi akan berlangsung hingga dua hari ke depan, ditutup Sabtu, (25/4/15).

Informasi yang dihimpun majalahselankah.com, Pesta Budaya ini dilakukan yang ketiga kali pada masa kepemimpinan Bupati Nabire, Isaias Douw melalui dinas teknis, Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Nabire.

Sebelum dibuka resmi, komunitas asli dari 15 distrik bersama lima sanggar budaya dilepas dari Kantor Bupati di Jalan Merdeka menuju Taman Gizi Nabire. Pada Senin, (20/4/15) sore itu, tampak perjalanan di sepanjang jalan merdeka dan Oyehe macet. Ribuan orang berjejer di jalan-jalan utama untuk menyaksikan karnaval dari setiap komunitas.

Tampak, sejumlah suku pendatang seperti Bali, Jawa, Maluku, Batak, Toraja, dan suku-suku lain ikut ambil bagian dalam karnaval ini. Suku-suku non-Papua ikut menampilkan budaya daerah mereka.

"Bangga bisa ikut dalam Pesta Budaya ini bersama suku-suku lain di Nabire. Kita berbeda-beda tetapi satu Nabire," kata Supardi, salah satu peserta yang membawakan adat Jawa.

Ketua Panitia Pesta Budaya III Nabire, Septinus Baransano dalam laporannya mengatakan, seni dan budaya komunitas asli Papua adalah perekat bangsa yang wajib dilestarikan.

"Sub tema yang kami usung dalam Pesta Budaya ini adalah kita lestarikan seni-budaya lokal yang beragam sebagai perwujudan jati diri orang asli Papua menuju masyarakat adat Papua yang berbudaya, mandiri dan berkepribadian. Itu yang ingin dicapai melalui Pesta Budaya III ini," kata Septinus Baransano.

Dalam sambutan pembukaan, Bupati Nabire, Isaias Douw mengatakan, "Saya melihat Nabire ini terdiri dari berbagai suku dan bangsa. Nabire ini Indonesia mini. Saya mau ada ruang di mana setiap suku dan bangsa bisa saling ketemu agar saling mengenal dan saling menghormati satu sama lain. Saya mau, kita semua sadari bahwa kita berbeda tetapi bukan untuk dibeda-bedakan. Kita semua sama, tidak ada suku yang lebih. Suku-suku yang datang dari luar hargai tuan rumah dan tuan rumah tidak musuhi suku lain. Kita kerja sama, hidup bersama, bhineka tunggal ika," kata Bupat Isaias.

Bupati juga mengajak semua suku-suku asli yang ada di 15 distrik untuk terus pertahankan dan lestarikan budaya masing-masing.

"Budaya kita adalah identitas kita. Kita pertahankan dan lestarikan budaya karena budaya menunjukkan eksistensi kita. Budaya ini jika kita lestarikan dan olah baik maka akan menjadi daya tarik wisatawan ke depan. Apalagi, di Nabire ini punya potensi wisata menelam dan Hiu Paus yang selalu ada sepanjang musim. Saat kita belum kelola maksimal saja sudah banyak turis dari luar negeri datang," kata Isaias.

Pantauan majalahselangkah.com di arena Pesta Budaya, suku-suku asli Papua di 15 distrik se-Kabupaten Nabire membuat stand dan memamerkan hasil kerajinan dan alat-alat budaya suku masing-masing. Selain itu, tiap suku juga menampilkan drama, musik, tarian, pantun, dan lainnya secara bergantian.

Tampak, mama-mama asli Papua tidak ketinggalan menjual beragam jenis noken Papua hasil anyaman di arena Pesta Budaya.

Diketahui, hari ini, Kamis (23/4/15), Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BPPAKB) Kabupaten Nabire bekerja sama dengan Dewan Kesenian Tanah Papua (DKTP) Nabire melakukan wawancara untuk 6 besar sayembara Desain Batik Papua Ciri Khas Kabupaten Nabire (baca: Sayembara Batik Papua Khas Nabire Digelar). (Yermias Degei/MS)










Komentar Via Website : 4
obat maag untuk ibu hamil
05 Januari 2016 - 08:28:22 WIB
menyesuaikan http://goo.gl/4AQ2th
obat tradisional liver
04 Januari 2017 - 07:54:26 WIB
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)