Politik

Calon Belum Kantongi Surat Orang Papua Asli, Pengumuman Diundur

Administrator | Senin, 12 Februari 2018 - 14:52:20 WIB | dibaca: 278 pembaca

Pengamanan pilkada Papua (wilpret/deikcom)

Jayapura - Rapat pleno KPU Papua diundur hingga nanti malam. Sebab, dua bakal calon gubernur dan wagub Lukas Enembe-Klemen Tinal dan John Wempi Wetipo-Habel Melkias Suwae berkasnya belum lengkap.

Sesuai UU Otsus terkait Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua harus Orang Asli Papua. Hal itu harus dibuktikan dengan surat dari Majelis Rakyat Papua (MRP).

"Karena salah satu syarat pencalonan tidak dimiliki oleh para bakal calon, maka kami minta waktu untuk membicarakan dengan Panwaslu Provinsi Papua. Untuk itu Rapat Pleno ini kami skors hingga pukul 23.00 Wit," ujar Ketua KPU Provinsi Papua, Adam Arisoy sambil mengetuk palu tanda skor di kantornya, Senin (12/2/2018). 

Sebagaimana diatur dalam Pasal 12 UU Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua menyebutkan:

Yang dapat dipilih menjadi gubernur dan wakil gubernur adalah warga negara republik Indonesia dengan syarat-syarat: 
a. orang asli Papua.

"Pasal 12 ini hanya ada di provinsi Papua yang disebut hak kesulungan orang asli Papua tadi," kata kuasa hukum KPU Papua, Piter Ell. 
 
Sumber : detik.com 










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)