Ekonomi

Pemprov Papua tetapkan UMP 2018 Rp2,8 juta

Administrator | Kamis, 02 November 2017 - 13:59:29 WIB | dibaca: 267 pembaca

Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Papua Yan Piet Rawar (Foto: Antara Papua/Hendrina Dian Kandipi)

Jayapura (Antara Papua) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2018 sebesar Rp2.895.650 yang merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, dan rekomendasi Dewan Pengupahan setempat.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Papua Yan Piet Rawar, di Jayapura, Rabu, mengatakan terjadi kenaikan 8,71 persen dari UMP 2017 sebesar Rp2.663.646,50 di mana dihitung dari inflasi 3,72 persen dan PDRB (Produk Domestic Regional Bruto) atau pendapatan kotor domestik 4,99 persen.

"Kami sudah melakukan sidang selama dua kali untuk menentukan kenaikan ini, di mana hasilnya belum ada kesepakatan tentang kenaikan ini, karena ada perbedaan persepsi," katanya.

Menurut Yan Piet, hal ini dikarenakan beberapa pihak menganggap harus ada kenaikan diluar dari anjuran PP 78/2015 atau angkanya lebih tinggi dari tahun sebelumnya. 

"Sehingga untuk 2018, Pemprov Papua dalam hal penetapan UMP tetap mengacu pada PP 78 tahun 2015 yakni dihitung berdasarkan kenaikan inflasi dan PDRB," ujarnya.

Dia menjelaskan dari dewan pengupahan meminta harus ada kesesuaian dengan Kebutuhan Hidup Layak (KHL), padahal pada tahun sebelumnya sudah sama dengan KHL sehingga kini melampaui batas yang ditetapkan oleh pemerintah yakni kelebihan 1,14 persen.

"Kami hanya mengacu pada apa yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat, sedangkan untuk penyesuaian itu adjusment-nya dilakukan oleh kabupaten/kota atau oleh perusahaan di mana UMP ini mulai berlaku per 1 Januari 2018," kata Yan. 
 
Sumber : Antara Papua 










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)